Rabu, 20 Februari 2013

Sampah Jalanan


Pergi kuliah enaknya dipagi hari, pulang kuliah enaknya dimalam hari. Kenapa?, karena menghindari jalanan yang macet, polusi udara. Pergi  kuliah dipagi hari pun terasa lebih enak karena cuacanya belum terasa panas. Bayangkan saja jika pergi kuliah saat siang tiba, cuaca berasa panas apalagi suhu udara di kota Medan ini bisa mencapai hingga 32°C ditambah lagi jika pergi kuliahnya naik angkot (red: angkutan kota) makin berasa aja udara yang pengap didalam angkot itu.
Yang paling dipermasalahkan dari semua itu adalah kemacetan, terkadang sempat juga aku berfikir didalam angkot bagaimana ya supaya jalanan yang ku lalui saat pergi kuliah itu gak macet atau minimal kemacetan sedikit berkurang? hemmmp membatasi jumlah kendaraan bermotor apakah merupakan cara yang cerdik? Atau mengurangi jumlah angkot dan juga becak?

Lihat saja di kota Medan, supir angkot hampir semuanya ugal-ugalan dijalan, menerobos lampu merah, kejar-kejaran dengan angkot lain untuk memperebutkan penumpang, menaikan dan menurunkan penumpang dengan sembarangan dipinggir jalan, semua hal itu juga menjadi salah satu faktor kemacetan. Tak hanya angkot, bus lintas sumatera pun membuka loket-loket dipinggir jalan. Terminal? Iya terminal, aku jadi tidak melihat fungsi dari terminal itu sendiri, terminal hanya dijadikan tempat “numpang lewat” bahkan tak jarang banyak pungutan-pungutan liar yang harus dibayar oleh sisupir angkot, membuat jalanan makin tidak kondusif.

Lepas dari masalah angkot, pedagang kakilima pun ikut menjadi faktor kemacetan yang selanjutnya, mereka membuka tenda-tenda jualan dipinggir jalan, ruas jalan hampir setengahnya dibuat untuk berjualan, misalnya saja didepan kantor Dinas Pertanian kota Medan sekitar asrama haji, mulai dari pukul 18:00 WIB sudah banyak tenda-tenda yang didirikan untuk berjualan. Ada yang berjualan ayam penyet, nasi goreng, bakso, mie ayam, sop buah, dan berbagai kuliner lainnya. Selain membuat kemacetan, hal seperti itu juga memperburuk pemandangan khususnya buat kantor dinas Pertanian itu sendiri, karena para pedagang tersebut juga meninggalkan sampah. Tidak  hanya disitu, di Ring Road, didepan USU juga banyak pedagang kaki lima yang berjualan dipinggir jalan.

Selanjutnya, Sampah? sampah disepanjang jalan kota Medan  juga  tidak sulit ditemukan, banyak sekali orang-orang yang membuang sampah sembarangan. Yang lebih parahnya lagi terkadang sudah tertulis peringatan “dilarang membuang sampah di area ini” tapi justru ditempat itu pula sampah banyak yang menumpuk.
Jika “bersih” menjadi kearifan tradisional, apakah kearifan tradisional itu susah diterapkan ?
Atau sudah banyak orang yang beralih dari sang actor menjadi agen? Agen yang melanggar aturan, yang ingin mencari kebebasan sendiri, yang  membuat hukum sendiri, atau juga tidak melihat adanya power dari hukum serta aturan yang telah dibuat oleh pemerintah.
Apa dinegara kita saja terdapat hal seperti itu? Aku dengar dinegara tetangga tidak ada yang namanya kemacetan, mereka berkendara dengan baik mengikuti peraturan lalu lintas.
Mungkinkah masyarakat yang multikultur  itu lebih sulit diatur? atau sanksi yang diberikan jika melanggar aturan kurang tegas? entahlahhh


Minggu, 17 Februari 2013

Negeri Wisata Sejuta Pesona

Sibolga, Tapanuli Tengah, SUMUT. 

Liburan kuliah di semester ganjil ini kami isi dengan perpergian, yappps kali ini aku dan tiga orang sahabatku Rama, Rika, Sri, pergi ke Sibolga.

Perjalanan kesana cukup menyenangkan, perjalanan kami lakukan pada malam hari. Rasanya senang banget lepas dari kepenatan kota Medan. Perjalanan ke sibolga menguras waktu kurang lebih 10 jam waktu Indonesia bagian barat, heheheh.
Butuh perjuangan banget untuk sampai ke Sibolga lohh bre, medan yang dilalui lumayan ekstrem. Berkelok-kelok, liat kebawah langsung jurang, saat hujan jalanan licin apalagi disebagian jalan ada tanah yang longsor.
Tapi asli, saat sampai ditempat tujuan semua itu terbalaskan. Pemandangannya bre, indahh banget lohh serasa berada diatas awan ketika detik-detik mau sampai (lebay), terus disambut deh dengan selogan “Selamat Datang di Negeri Wisata Sejuta Pesona”.

Kota sibolga itu merupakan sebuah kota kecil di pesisir pantai barat Sumatera memiliki potensi yang besar dibidang perikanan. Selama ini perekonomian Kota Sibolga sangat didukung oleh besarnya hasil dari perikanan laut.
Banyak banget tempat wisata yang bisa dikunjungi lohh salah satunya pantai.
Letak Kota Sibolga yang sepi di tepi pantai merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki. Keindahan alam tepi pantai, dengan pesona deretan pulau-pulau yang ada menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik wisatawan. Dengan keindahan alam tepi pantai ini, Kota Sibolga sangat berpotensi untuk mengembangkan paket wisata bahari. Pulau-pulau yang berpotensi mengembangkan wisata bahari adalah Pulau Poncan Gadang, Pulau Poncan Ketek, Pulau Panjang dan Pulau Sarudik. Selain wisata bahari, keindahan alam Kota Sibolga juga cocok untuk dikembangkan menjadi wisata alam bagi yang menyukai petualangan. Lokasi wisata yang menjadi tujuan para wisatawan adalah Torsimarbarimbing, Puncak Gunung Santeong dan Puncak Pemancar TVRI.
Potensi wisata lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah wisata sejarah dan budaya. Kota Sibolga banyak meninggalkan catatan sejarah masa lampau yang penuh romantika perjuangan. Dan sejumlah peninggalan sejarah masa lalu, yang poling banyak adalah peninggalan masa penjajahan Jepang berupa benteng dan gua-gua buatan. Objek wisata peninggalan sejarah diantaranya adalah Gua Sikaje-Kaje, Gua Tangga Seratus, Benteng Sihopo-hopo, Benteng di Simaremare, Benteng di Bukit Ketapang dan Pulau Poncan Gadang yang menjadi basis tentara Jepang

Disibolga juga ada PANTAI PANDAN, tempat dimana kami menghabiskan waktu selama 4 hari.
Di daerah pandan selalu ramai 24 jam, mungkin karena ada banyak hotel disana, ahhahaha. Penginapan di Pandan lumayan murah lah, ada yang mulai 70.000 rupiah per malam.
Tapi sayangnya, tempat penginapan didaerah ini kerap kali disalah gunakan oleh para wisatawan maupun para muda-mudi penduduk setempat, ada yang menjadikan nya untuk memuaskan hawa nafsu dan lain sebagainya.
ada hal penting yang disampaikan nii, di Sibolga harga nasi bungkus mahal banget. Jika di Medan dengan uang 6000 rupiah kita sudah bisa nikmati nasi bungkus, di Sibolga harga nasi bungkus 2x lipat alias 12000 rupiah perbungkus bahkan ada yang 13000 rupiah.
Cukuplah buat nguras kantong :p

Sabtu, 16 Februari 2013

cinta ku berhenti di loading ████████████ 99%,,,,


pernah gak sih jatuh cinta? Pasti pernah lah ya, bahkan hingga berkali2 mungkin.
Tapi, gimana cara kalian membuktikan apakah sidia cinta sama kalian atau gak? Hemppt susah kali ya.

Ini nii, saat gua mulai jatuh cinta yang lebih tepatnya mulai bisa move on dari masalalu yang begitu banyak mengukir kenangan indah, gua jatuh cinta sama ya sebut aja “sidia” udah sebulan jadian tapi malah bubaran, kenapa? Karena, tiba2 cinta yang semula gua rasain itu sedikit berubah menjadi keki, bukan karna sikap sidia tapi karna sidia masih melihat masalalu nya yang masih terus disimpan disimpan, dan disimpan.

Gua gak pernah maksa seseorang untuk melupakan masalalunya, tapi yang namanya kita udah punya pacar baru apa masalalu itu masih harus disimpan? di hp mungkin yang kapan saja gua didekat dia bisa gua liat.

Gak sedikit lagi rasa sakitnya tapi banyak banget,
Kenapa sidia harus marah ketika gua nyebuti masalalu gua, Cuma nyebuti nama doank lohh, itupun karna sidia bertanya yang berkaitan dengan masalalu gua, sedangkankan sidia lebih parah lagi masih saja menyimpan poto2 masa lalunya di hp.
Sapa coba yang gak keki?
Diperingati? Dinasehati? Nyuruh dia menghapusnya?
Kayaknya hal2 semacam itu udah dilakukan, tapi ya tetap aja gadak tindakan dari sidia.

Akhirnya gua mutusi dia tanpa memberi alasan yang panjang lebar, saat cinta gua hampir 99% ke dia. Gua sayang sama dia, hanya saja gua menghargai masalalu seseorang, masalalu yang mungkin sangat berarti. Karena masa lalu adalah kenangan yang tetap dikenang.
Gua juga punya masalalu dan itu gua jadikan bingkisan kalbu.

Mantan dan pacar


Pernah gak ngerasain rasa ini? Yupzz, lebih sayang sama mantan daripada sama pacar.
Aku ngerasa lebih sayang sama mantan dibanding pacar yang sekarang, kenapa bisa gitu ya?
Sama sang mantan rasanya lebih nyaman, malahan lebih sering curhat sama mantan lohh.

Curhat sama mantan lebih enak rasanya, lebih nyambung, dan sang mantan lebih mengerti keadaan serta perasaan aku, beda curhat sama pacar yang selalu bersikap dingin.
Sang mantan selalu bertanya tentang semuanya sedangkan sang pacar hanya bertanya tentang keadaan.

Sebenarnya ini rasa apa ya? 

HATI ???


Kita punya hati yang selalu berkata benar, benar adanya, benar dengan apa yang kita rasakan sesungguhnya.
Bicara soal hati, hati itu sendiri gak pernah bohong, hati mempunyai feel yang sangat kuat tentang masalah rasa, rasa benci, cinta, kangen, bahkan tentang ketulusan.

Soal cinta, hati adalah organ yang pertama bercerita tentang semua gerak tubuh, kenyamanan, kejujuran, dan serta ketulusan.

Hati kita tau siapa yang tulus mencintai kita, siapa juga yang hanya menjadikan kita sebagai pelampiasan cinta.
Menurut ku, hati itu organ yang paling hebat setelah otak. Bahkan, hati dapat bicara sebelum mata melihat, dan sebelum telinga mendegar.

HATI untuk MU yang selalu ada buat aku, selalu ada disaat aku butuh, bahkan HATI mu dapat merasakan apa yang aku rasakan, bercerita tentang cinta yang sama, senada, seirama, dan satu getaran.